CUACA BURUK: Nelayan Jepara Kehilangan Penghasilan

Seorang nelayan asal Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Nur Hadi mengungkapkan para nelayan sudah menghentikan aktivitasnya melaut sejak 6 hari yang lalu, menyusul cuaca laut yang memburuk.

”Para nelayan tidak bisa mendapatkan penghasilan selama beberapa hari mendatang,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Minggu (13/1/2013). Ia mengakui, mendapatkan bantuan beras dari pemerintah. Akan tetapi jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup anggota keluarganya dalam jangka waktu sepekan lebih.

“Mudah-mudahan, cuaca laut segera membaik dan aman untuk melaut agar para nelayan tidak menganggur terlalu lama,” ujarnya.

Ia mengakui, selama musim baratan terjadi tidak ada aktivitas lain yang bisa mendatangkan penghasilan tambahan.

Untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, dia terpaksa utang atau menggadaikan barang berharga agar anggota keluarganya masih bisa makan selama tidak melaut.

Camat Karimunjawa, Jepara, Nuryanto mengakui, warganya yang berprofesi sebagai nelayan memang tidak melakukan aktivitas seperti biasanya menangkap ikan karena ombak tinggi atau biasa disebut musim baratan.

Bahkan, lanjut dia, ada beberapa nelayan yang belum bisa pulang dan masih berada di Jepara karena gelombang laut masih tinggi.

Untuk itu, kata dia, anggota keluarganya dibantu beras dari pemerintah agar kebutuhan makan selama beberapa hari bisa tercukupi.

Kondisi cuaca di wilayah Perairan Jepara, Jawa Tengah, belum aman untuk para nelayan yang hendak melaut, karena gelombang air laut di daerah setempat masih tinggi. “Hingga kini, gelombang air laut di Perairan Jepara masih cukup tinggi karena rata-rata ketinggiannya antara 4–5 meter,” ujar Syahbandar Jepara Dwiyanto.

Bahkan, lanjut dia, cuaca di perairan Laut Jepara saat ini tergolong masuk warna ungu yang menandakan ketinggian gelombang ombaknya bisa lebih dari lima meter. Ketika ketinggian gelombang ombaknya kurang dari lima meter, katanya, akan masuk kategori warna merah. (Antara/dba)

Iklan

Tentang SAR JEPARA

Adalah tim Serach and Rescue Jepara yang dimotori oleh ORARI (ARES) - PRAMUKA (UBALOKA) - PMI ( KORP SUKA RELAWAN )
Pos ini dipublikasikan di Berita terkini. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s