Dua Orang Tewas saat Kuras Sumur

NALUMSARI – Kadiran (48) dan Munodo (38), keduanya warga Desa Bedan Pete, Kecamatan Nalumsari, Jepara, tewas di dalam sumur milik Suratni (54), warga RT 3 RW 5 Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, pada Jumat (28/10) malam.

Keduanya tewas diduga akibat kekurangan oksigen setelah kipas untuk penyaring udara sumur yang digunakan mati. Salah seorang saksi mata, Suwito (48), warga RT 3, RW 5 menjelaskan, kedua korban membersihkan sumur sejak pagi.

Namun, sekitar pukul 16.00, listrik padam, akibatnya kipas untuk menyaring udara di dalam sumur ikut mati. Saat itu Kadiran meminta tolong dari dalam sumur pada temannya untuk diselamatkan. Munodo yang berada di atas berupaya masuk untuk menolong, tetapi keduanya kehabisan oksigen di dalam sumur sehingga pingsan dan meninggal dunia.

Bahkan menurut Suwito, Purnomo (32), warga RT 3, RW 5, Desa Ngetuk, yang merupakan menantu Suratni yang sempat menolong juga sempat kehabisan oksigen di dalam sumur. Beruntung Purnomo berhasil diselamatkan Ali Muhson (48), tetangga korban.

Tak Ada Peralatan

Karena takut dengan kondisi sumur dan tidak ada peralatan yang memadai, akhirnya warga menghubungi search and rescue (SAR) Jepara dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Jepara sekitar pukul 17.30. Baru pukul 18.30 SAR dan Basarnas Jepara datang dan korban berhasil diangkat pada pukul 20.00.

Menurut Ketua SAR Jepara Setyanto, kejadian itu tak bisa ditangani warga sendiri karena keterbatasan peralatan. Dia menambahkan mendapat informasi jelang maghrib dan harus menyiapkan peralatan lengkap. ‘’Kedalaman sumur sekitar 15 meter dan semakin dalam maka oksigen makin menipis. Telat sebentar saja memang tak tertolong. Kami berharap ke depan agar lebih hati-hati untuk yang di atas juga harus terus mengawasi kipas, apakah hidup atau tidak agar hal seperti ini tak terulang,’’ tuturnya.

Dokter Puskesmas Nalumsari dr Nurkhan sesaat setelah memeriksa jenazah memastikan keduanya meninggal akibat kehabisan oksigen.

Kapolres Jepara AKBP Ruslan Ependi didampingi Kapolsek Nalumsari Mulikan menerangkan, kedua keluarga korban sudah menerima atas meninggalnya korban. Dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh kedua korban. ‘’Jadi murni kecelakaan kerja,’’ ujarnya. (Suara Merdeka -H75-40)

Iklan

Tentang SAR JEPARA

Adalah tim Serach and Rescue Jepara yang dimotori oleh ORARI (ARES) - PRAMUKA (UBALOKA) - PMI ( KORP SUKA RELAWAN )
Pos ini dipublikasikan di Berita terkini. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s